Minggu, 13 Juli 2025

Masuk pada Perubahan di Era Modern dan Kontemporer

Perubahan sosial dan politik yang terjadi sejak abad ke-19 membuka lebih banyak ruangbagi perempuan untuk tampil sebagai senimanprofesionalRevolusi industrimodernisasi, dan gerakan feminisme memberikan perempuan aksesyang lebih besar terhadap pendidikan dan ruangpubliktermasuk dunia seni. Perempuan mulai aktifdalam dunia sastra, musik klasikseni lukishinggafilm dan fotografi. Salah satu contoh penting dariIndonesia adalah Raden Ayu Lasminingrat (1854-1921), seorang pelopor pendidikan perempuan dan penulis sastra Sunda. Ia menggunakan karya sastra sebagai sarana untuk menyuarakan pentingnyapendidikan dan peran perempuan dalam masyarakat. Di bidang seni lukistokoh seperti Kartika Affandi, putri dari maestro Affandi, juga menunjukkaneksistensinya sebagai pelukis ekspresionis yang beranimengangkat tema-tema perempuan dan tubuh dalamkarya-karyanya.

Secara global, tokoh seperti Frida Kahlo dariMeksiko menggunakan seni lukis sebagai medium ekspresi pengalaman personal dan identitaskebangsaanKaryanya merefleksikan pergulatan hidupsebagai perempuanpenderita penyakit, dan individudalam dinamika politikLukisannya penuh dengansimbolisme yang menggambarkan rasa sakitharapanserta perlawanan terhadap norma patriarki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemimpin Cerdas atau Pemimpin Loyal? Refleksi Kepemimpinan dalam IMM

Dalam ruang-ruang kaderisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), kita sering diajarkan untuk berpikir kritis, berani bersuara, dan tidak ta...