Minggu, 13 Juli 2025

Terdapat Studi Kasus mengenai Marina Abramović – dalam karyanya Seni Tubuh sebagaiMedium Ekspresi dan Kritik,

  Marina Abramović, dikenal sebagai seniman performans asal Serbia, dikenal sebagai pelopor seni tubuh (body art). Dalam karyanya yang terkenal seperti "Rhythm 0" (1974), Abramović mengeksplorasi batas tubuh dan kehendakperempuan di hadapan publik. Dalam pertunjukantersebutia berdiri pasif selama enam jam dengan 72 objek di atas meja yang bisa digunakan penontonuntuk berinteraksi dengannyabaik secara lembutmaupun menyakitkan. Karya ini menguji dinamikakuasaagresi, dan kerentanan tubuh perempuan. Abramović menampilkan tubuhnya sebagai medankonflik antara budayapolitik, dan eksistensi pribadiIa membuka diskursus tentang bagaimana perempuandipandang dan diperlakukanserta bagaimana merekabisa mengambil kembali kuasa atas tubuh dan narasinya melalui seniKaryanya telah menjaditonggak penting dalam pemahaman seni seb agai alattransformasi sosial dan spiritual.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Politik Luar Negeri: Menjadi Senjata Makan Tuan Bagi Indonesia

  Akbar Adetia Kabid Marga Pikom IMM Fisip Unismuh Makassar Periode 2024-2025 Kita ketahui bersama bahwa Indonesia menganut sistem Politik L...