(Jendral SKB XIII Pikom IMM Fisip Unismuh Makassar)
Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini bukan lagi hal sepele, melainkan masalah serius yang sebagian besar disebabkan oleh manusia sendiri. Sampah berserakan, sungai tercemar, udara kotor, dan hutan yang semakin habis seolah sudah dianggap hal biasa. Padahal, dampak dari kerusakan ini sangat merugikan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Banyak orang masih tidak peduli terhadap lingkungan. Membuang sampah sembarangan, menggunakan plastik berlebihan, dan merusak alam demi keuntungan pribadi seakan menjadi kebiasaan. Ironisnya, kesadaran lingkungan sering hanya muncul dalam bentuk slogan atau kampanye, tetapi tidak dibarengi dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah memang memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, tetapi kenyataannya pengawasan dan penegakan aturan masih lemah. Pelanggaran lingkungan sering terjadi tanpa sanksi tegas, sehingga kerusakan terus berulang. Jika kondisi ini dibiarkan, lingkungan akan semakin rusak dan masyarakat kecil yang paling merasakan dampaknya.
Lingkungan hidup bukan warisan dari nenek moyang, melainkan titipan untuk generasi mendatang. Jika manusia terus bersikap acuh dan egois, maka kerusakan yang terjadi hari ini akan menjadi bencana di masa depan. Sudah saatnya semua pihak berhenti saling menyalahkan dan mulai bertanggung jawab menjaga lingkungan sebelum semuanya terlambat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar